Tanda Oli Shockbreaker Harus Diganti

By Automotive Evalube 14 Mei 2024
 

Shockbreaker memiliki oli atau pelumas yang harus diganti secara berkala. Tak ada patokan waktunya kapan harus diganti karena tergantung pada pemakaian dan medan yang sering dilewati. 

 

Meski tak memiliki patokan, tetapi pengguna bisa mencari tahu kapan harus mengganti oli shockbreaker. Yaitu dengan mengenali tanda-tanda oli shockbreaker harus diganti. 

 

Berikut tanda-tanda oli shockbreaker harus diganti: 

 

  1. Tekan Setang Motor 

 

Cara pertama adalah dengan menekan setang motor ke bawah, kemudian perhatikan bagian shockbreaker-nya. Apabila posisi shockbreaker kembali dengan cepat, artinya rusak atau mati sehingga harus segera ganti oli. 

 

Shockbreaker sendiri memiliki fungsi sebagai peredam kejut agar sepeda motor jalan lebih nyaman. Sehingga shockbreaker yang bekerja dengan normal akan kembali secara pelan-pelan saat setang ditekan. Pasalnya, kondisi tersebut artinya ada kompresi yang tak bekerja dengan baik. 

 

  1. Periksa Seal Shockbreaker 

 

Cara kedua yang bisa digunakan untuk memeriksa tanda apakah oli shockbreaker harus sudah diganti atau belum adalah dengan mengecek bagian seal shockbreaker. Apabila ditemukan rembesan oli artinya seal shockbreaker harus diganti. Jika oli sudah rembes pun baiknya segera tambahkan oli karena kemungkinan di dalamnya sudah berkurang banyak. 

 

  1. Coba Lewat Jalan Bergelombang 

 

Cara ketiga bisa juga dengan mencoba membawa sepeda motor melewati jalan berlubang atau bergelombang. Apabila pantulannya terasa banyak artinya shockbreaker tak bekerja secara optimal. Ini bisa menjadi tanda bahwa oli shockbreaker harus segera diganti. 

 

Itu dia beberapa tanda oli shockbreaker harus segera diganti. Bagian oli shockbreaker pun harus selalu dirawat dengan diganti tepat waktu ya.