Aquaplaning, Bahaya dan Cara Mencegahnya

By Administrator 10 Apr 2023
 

Aquaplaning mungkin terdengar tak umum untuk masyarakat, tetapi di dunia otomotif ini sangat terkenal. Bahasa umumnya lebih dikenal sebagai blong atau kendaraan kehilangan kendali.

Kehilangan kendali dalam aquaplaning yang dimaksud umumnya terjadi dalam kondisi hujan.

Jadi, bisa dipahami aquaplaning adalah kondisi di mana kendaraan, misalnya, mobil, kehilangan kendali karena kehilangan daya cengkeram. Istilah lainnya yakni hydroplaning, yang artinya sebab utamanya adalah genangan air.

Hujan dan banjir menjadi penyebab paling umum dalam kondisi aquaplaning ini.

 

Penyebab aquaplaning

Seperti dijelaskan di atas, penyebab dari aquaplaning adalah genangan air entah itu oleh hujan atau banjir. Selain itu, bisa juga oleh air yang dibawa oleh kendaraan lain.

Air ini menyebabkan jalanan menjadi licin, kondisi ini yang menjadi berbahaya apabila pengemudi tidak berhati-hati. Sebab, ban mobil akan menjadi sulit dikendalikan sehingga daya cengkramnya menurun.

Salah satu faktor yang membuat berisiko mengalami aquaplaning adalah jika ban mobil sudah tipis. Selain itu, semakin ringan mobil juga semakin berisiko mengalami aquaplaning. Pasalnya, semakin ringan, mobil akan mudah terangkat saat melewati genangan air dan mobil akan sulit dikendalikan.

Mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi juga sangat berisiko menyebabkan aquaplaning jika melewati genangan air. Karena mobil akan melayang sehingga jika tidak bisa mengendalikan maka mobil akan terjungkal.

Ciri-ciri mobil mengalami aquaplaning

Ada beberapa ciri-ciri mobil yang akan mengalami aquaplaning. Di antaranya adalah suara mesin yang terdengar lebih keras dari biasanya saat melewati genangan.

Kemudian, mobil terasa lebih ringan dan Anda merasa seakan-akan mau mengubah kopling pada persneling tetapi Anda tidak melakukannya. Kondisi ini akan membuat mobil melaju kencang dan sulit dikendalikan.

Berikut beberapa cara mengatasi aquaplaning:

1. Jangan panik

Panik akan sangat berbahaya karena Anda bisa saja justru membuat kondisi makin membahayakan. Pahami cara untuk mengatasi aquaplaning dan usahakan setenang mungkin.

 

2. Pegang setir dengan lurus

Agar lebih fokus, pegang setir dengan sigap dan lurus. Hal ini akan membuatmu merasa siap menghadapi medan di depanmu.

 

3. Lakukan pengereman halus

Jangan menginjak rem mendadak dan terlalu dalam, karena dapat mengakibatkan mobil akan tergelincir. Untuk mobil yang baru saja melewati jalanan licin, lakukan pengereman halus dan beberapa kali agar mobil tetap bisa dikendalikan.

Usahakan juga kurangi kecepatan saat akan melewati genangan air. Apalagi jika bobot mobilmu ringan, jangan melaju terlalu kencang karena akan meningkatkan risiko aquaplaning.

 

4. Matikan mode cruise control

Pada beberapa mobil canggih sudah dibarengi dengan fitur ini yang fungsinya sebagai pengendali kecepatan otomatis. Pada area jalanan yang tak aman, fitur ini lebih baik dimatikan.

Kemudian, pastikan Anda mengendalikan mobil Anda dengan stabil dan hati-hati.

Selain itu, yang paling penting adalah memastikan komponen-komponen dalam mobil bekerja dengan baik. Seperti wiper mobil dan kondisi ban yang tidak tipis.

Ban adalah salah satu komponen mobil yang wajib dicek secara rutin. Agar mobil aman saat digunakan berkendara.