Daftar Oli Motor Terbaik September 2021 – Begini Cara Memilih Pelumas Buat Mesin

By administrator 11 Mei 2018
 

Oli motor terbaik adalah pelumas yang memenuhi standar pelumas Jepang & Amerika sekaligus. Jepang & Amerika memiliki standarisasi yang telah diakui secara global. Oli yang telah lulus uji standar Jepang berarti sudah bersertifikat JASO (Japanese Automotive Standards Organization) dan yang telah lulus uji standar Amerika (dan Eropa) disebut API (American Petroleum Institute). Oli yang bagus yaitu yang memiliki sertifikat JASO & API. Bagaimana cara memilih pelumas terbaik? Caranya adalah dengan melihat pada belakang kemasaan yang menyertakan kode API & JASO.

 

Daftar Merk Oli Motor Terbaik di Indonesia September 2021

  1. Evalube Runner SAE 20W-40
  2. Evalube Pro Synthetic SAE 10W-30
  3. Evalube Scootic MX SAE 20W-40
  4. AHM Oil SPX 2 SAE 10W-30
  5. Pertamina Enduro 4T Racing SAE 10W-40
  6. Top 1 Action Matic SAE 10W-30
  7. Federal Supreme XX 30 SAE 10W-30
  8. Castrol Go! 4T SAE 10W-30
  9. Repsol Moto ATV 4T SAE 10W-40

 

Pastinya kita ingin selalu menggunakan pelumas yang bagus. Anggapannya, produk unggulan bisa menghadirkan performa mesin maksimal sekaligus efek pelumasan dan perlindungan sempurna. Untuk itu kita bisa melakukan beberapa langkah cara memilih pelumas yang ideal untuk kendaraan kita.

Memilih oli idealnya disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan kata lain, tingkat viskositas atau kekentalan oli tersebut haruslah sesuai dengan spesifikasi mesin motor. Ambil contoh untuk motor Honda kebanyakan membutuhkan oli SAE 10W-30. Sedangkan motor-motor Yamaha justru disarankan menggunakan oli SAE 10W-40. Perbedaan tersebut ditentukan oleh teknologi yang diadopsi oleh masing-masing merek motor.

Yang paling penting untuk diperhatikan dari kode viskositas (SAE) adalah angka di belakangnya. Di mana semakin kecil angkanya, berarti oli tersebut makin encer. Pada nilai SAE oli multi grade seperti itu angka di belakang menunjukkan ketahanan oli pada suhu tinggi atau panas. Sedangkan angka depan menandakan ketahanan di suhu dingin (W = Winter).

Dalam memilih pelumas untuk di negara beriklim tropis seperti Indonesia, parameter angka awal bisa menjadi pertimbangan kesekian.

Pentingnya Standar Pelumas

Cara memilih oli yang selanjutnya ialah dengan memastikan produk tersebut memiliki sertifikasi atau standar yang paten.

Untuk memastikan produk pelumas aman bagi mesin, ada yang dinamakan standar JASO (Japanese Automotive Standars Organization.) Kebanyakan produsen kendaraan mensyaratkan oli berstandar JASO yang layak untuk mesin kendaraannya.

Pelumas motor yang memenuhi standar JASO dipecah lagi ke dalam empat kategori, meliputi JASO MA, JASO MA1, JASO MA2, dan JASO MB. Klasifikasi ini dibuat berdasarkan hasil serangkaian uji coba, contohnya tes kelayakan pelumasan sistem kopling dan sebagainya. Syarat lainnya ialah oli harus memenuhi salah satu tingkat kualitas; API, ILSAC, atau ACEA.

Oli Sintetik atau Mineral?

Bagi pemilik motor model baru dan punya daya beli lebih, sangat disarankan untuk menggunakan oli sintetik. Karena oli sintetik sejalan dengan teknologi modern yang terdapat di dalam mesin kendaraan itu sendiri.

Cara memilih oli bisa dilihat dari bahan dasar oli tersebut. Seperti diketahui bahwa oli sintetik menggunakan bahan dasar minyak bumi yang telah diolah kembali. Hal ini membuat sifat-sifat yang tidak diinginkan dari sebuah pelumas bisa dieliminasi.

Formula yang dihasilkannya menawarkan performa lebih baik dibanding oli mineral atau semi sintetik. Jadi wajar saja kalau harganya relatif lebih mahal.

Manfaat Oli Mesin Motor

Pelumas yang bagus merupakan elemen yang cukup penting dalam sistem kerja mesin motor. Banyak fungsi oli dalam beberapa komponen kendaraan. Pada dasarnya oli merupakan kebutuhan pokok untuk melumasi komponen mesin.
Berikut adalah manfaat dari oli untuk mesin motor.

  1. Mengurangi Gesekan antar Komponen Mesin Motor
    Manfaat pertama dengan adanya oli mesin adalah untuk mengurangi gesekan antar komponen. Mesin motor bisa bekerja dengan maksimal jika tidak bergesekan secara langsung. Apabila terjadi gesekan secara terus menerus akan menimbulkan sesuatu yang fatal.
    Bahkan komponen tersebut akan cepat aus sehingga mengurangi tenaga yang dihasilkan. Inilah yang menjadi alasan penting untuk memberikan oli pada mesin motor. Hal tersebut juga menunjang kinerja sistem agar selalu prima.
  2. Mendinginkan Komponen Mesin
    Pelumas sejatinya didesain khusus untuk mendinginkan komponen mesin ketika panas. Biasanya hal tersebut terjadi karena adanya proses pembakaran dalam silinder maupun panas yang berasal dari gesekan antar komponen.
    Keadaan panas ini bisa menimbulkan masalah yang serius. Risiko yang paling besar adalah terjadinya kebakaran pada kendaraan bermotor.
  3. Sebagai Pembersih Kotoran Pada Mesin
    Manfaat oli berikutnya adalah sebagai pembersih. Cairan ini akan membantu menghilangkan kotoran yang menempel pada mesin motor. Selain itu juga bekerja untuk mengeluarkan kotoran tersebut.
  4. Meredam Benturan dan Suara yang Bising
    Perlu diketahui bahwa oli membantu peredaman suara bising dan benturan pada mesin. Hal tersebut berasal dari batang piston dan poros engkol. Dengancarian pelumas pastinya menghasilkan suara yang lebih halus.

 

Tanda-Tanda Oli Motor Harus Segera Diganti

Oli motor yang baik bisanya memiliki standard kualitas yang cukup tinggi. Namun, seiring berjalannya waktu kualitas tersebut akan menurun. Hal ini bisa dirasakan ketika mesin terasa lebih panas.

Selain itu akan timbul suara berisik dibandingkan dengan biasanya. Sebagai pemilik kendaraan tentunya perlu melakukan pengecekan secara langsung terhadap warna oli yang mulai menghitam dan encer. Berikut adalah ciri oli yang harus segera diganti.

  1. Jarak Tempuh Melebihi 4.000 Km
    Pelumas sudah harus diganti jika jarak tempuhnya sudah melebihi 4.000 km. Biasana jarak tersebut yang sering disarankan oleh buk servis kendaraan. Patokannya bisa selama empat bulan sekali.
    Namun, penggantian pelumas sebenarnya tidak harus menunggu 4.000 km. Hal tersebut bisa lebih cepat ketika Anda mengendarai sepeda motor dengan melewati perjalanan yang berat. Dengan kata lain Anda mengendarai sepeda motor lebih dari 7 jam sehari.
  2. Suara Mesin Lebih Kasar
    Pergantian oli bisa dilakukan ketika mesin sudah mulai kasar. Keadaan seperti ini karena sudah terjadi gesekan antar komponen. Sehingga menimbulkan suara yang lebih kasar.
    Jika sudah mendapati suara mesin yang kasar harus segera pergi ke bengkel dan mengganti oli dengan kualitas yang lebih bagus. Pilihlah oli dengan kualitas yang paling baik serta baru. Jangan sampai menggantinya dengan oli bekas.
  3. Oli Mulai Encer dan Berwarna Hitam Pekat
    Tanda oli harus segera diganti ketika sudah mulai ncer. Tekstur ini bisa Anda lihat dengan mudah. Bahkan warna oli yang sudah mulai hitam pekat menandakan waktunya pergantian.

Video Tutorial Cara Mengganti Oli

 

Efek Tidak Mengganti Oli Mesin

Kebanyakan orang kurang memperhatikan pentingnya mengganti oli mesin motor. Padahal interval pergantian pelumas akan berpengaruh pada kenyamanan berkendara. Kedengarannya cukup sepele namun dampaknya cukup serius.

Berikut adalah efek tidak mengganti oli mesin.

  1. Overheating atau Mesin Cepat Panas
    Tidak mengganti oli mesin bisa menyebabkan mesin akan cepat panas atau overheating. Pasalnya oli akan bekerja sebagai pendingin mesin yang baik. Sehingga dukungan tersebut akan berkurang yang menjadikan mesin motor mudah panas.
    Jika dibiarkan secara terus menerus akan merusak komponen mesin. Jangan sekali-kali Anda mengabaikan oli mesin yang sudah tidak layak.
  2. Bahan Bakar Menjadi Lebih Boros
    Risiko tidak mengganti pelumas mesin pada motor bisa menjadikan bahan bakar cepat boros. Gesekan pada mesin yang terlalu kasar akan membuat mesin membutuhkan bahan bakar. Sehingga bisa menghasilkan tenaga yang maksimal untuk berkendara.
  3. Kurang Nyaman dalam Perjalanan Jarak Jauh
    Hal utama yang menjadikan kenyamanan berkurang ketika tidak mengganti oli adalah getaran kasar pada mesin. Getaran yang terus menerus pastinya mengurangi kenyamanan berkendara. Anda juga akan khawatir terjadi kerusakan pada mesin yang lebih parah jika menempuh perjalanan yang cukup jauh.
  4. Tenaga Mesin Berkurang Efek
    Terakhir, akibat tidak mengganti oli adalah tenaga motor akan berkurang. Bahkan bisa terjadi kemacetan karena temperatur yang naik dan pelumasnya berkurang.

 

Mengenal Tingkat Kekentalan Oli Motor (SAE)

Oli motor memiliki beberapa kode kekentalan. Salah satunya adalah kode oli SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineer. Hal ini ditujukan untuk melihat kekentalan oli.

SAE merupakan asosiasi pengatur standarisasi bidang rancang teknikal design juga manufaktur. Biasanya pada kemasan oli akan bertuliskan beberapa kode seperti SAE 10W-30, 10W-40 atau 20W-40, 20W-50. Ternyata huruf W memiliki makna Winter yang merupakan formulasi oli untuk menyesuaikan musim dingin dan panas.

Sedangkan angka paling depan merupakan tingkat kekentalan pada oli dingin. Setelah itu ada angka dibelakang huruf W yang menandakan tingkat kekentalan oli ketika mesin bekerja atau sudah panas. Semakin besar angka tersebut maka semakin kental oli yang digunakan.

Berapa Kode SAE Oli yang Cocok Untuk Motor Anda?

Seperti yang sudah tertulis di atas bahwa kode SAE oli biasanya tertulis di kemasan produk. Ketika Anda memilih oli pastikan bahwa kode tersebut sesuai dengan kebutuhan. Mengingat setiap karakteristik motor dan sistem penggunaan berpengaruh pada kebutuhan pemilihan oli. Untuk bisa menentukan hak tersebut Anda perlu memahami kode kekentalan pada oli mesin.

Berikut ini adalah kode SAE yang umumnya digunakan pada sepeda motor di Indonesia.

  1. Tingkat Kekentalan SAE 5W-30
    Membeli oli mesin motor dengan tipe ini akan di start pada suhu terendah mulai -5 derajat Celcius hingga -30 derajat Celcius. Suhu tertinggi pada oli tersebut bisa bertahan hingga 100 derajat.
  2. Tingkat Kekentalan SAE 10W-30
    Pada dasarnya oli motor di level kekentalan ini biasanya akan memiliki suhu rendah mulai dari -10 derajat Celcius hingga -30 derajat Celcius. Mampu menembus suhu tertinggi hingga 100 derajat Celcius. Belum lagi dengan kekentalan oli yang mampu menembus kisaran 9.3 cST hingga 12.5 cSt.
    Jenis oli ini termasuk masih encer tetapi bisa irit bahan bakar. Hanya saja kualitas mesin akan menurun dengan sangat cepat. Anda yang menggunakan oli ini bisa menggantinya setiap menempuh jarak 2.000 hingga 3.000 Km.
  3. Tingkat Kekentalan SAE 10W-40
    Penggunaan oli tersebut memiliki suhu rendah mulai dari -10 derajat Celcius hingga -40 derajat Celcius. BAhkan sifatnya sama seperti oli SAE 10W pada umumnya. Ketika suhu sudah mencapai 60 derajat Celcius maka kekentalannya akan beruba menjadi 40.
  4. Tingkat Kekentalan SAE 20W-40
    Oli ini mampu bertahan pada suhu -20 derajat Celcius hingga -40 derajat Celcius. Sehingga akan lebih bermanfaat pada mesin tua kendaraan bermotor.

 

Berapa Kapasitas Oli Mesin yang Anda Butuhkan?

Perlu diketahui bahwa oli sangatlah berperan untuk kesehatan komponen mesin. Pelumas yang unggul biasanya sudah memenuhi beberapa standarisasi. Pada dasarnya kapasitas oli mesin setiap kendaraan berbeda-beda.

Ada yang menggunakan oli dengan kapasitas 1,1 liter dan ada yang 0,65 liter. Kebanyakan oli yang dijual di pasaran memiliki kemasan 0.8 liter hingga 1.liter. Akan lebih baik jika Anda menukarnya terlebih dahulu sebelum menuangkannya pada mesin.

Terlalu banyak memberikan oli bisa menimbulkan tidak adanya ruang bernapas pada mesin. Sehingga bisa menyebabkan seal oli cepat rusak.

Tetapi jika kekurangan oli maka membuat komponen motor tidak terlumasi dengan maksimal. Akibatnya kerja mesin akan berkurang dan tidak teratur.

Ada 4 Jenis Oli Pada Motor

Oli pada dasarnya berfungsi sebagai pelumas. Tahukah Anda bahwa ada beberapa pelumas yang digunakan pada motor berdasarkan fungsi atau lokasi pengaplikasiannya. Tiap jenis memiliki fungsi berbeda.

  1. Oli Mesin
    Perlu diketahui bahwa oli berkualitas baik bisa mengurangi sesak dan mendinginkan mesin. Rupanya oli mesin terdiri dari 3 jenis, yaitu oli mineral, oli semi sintetis, dan oli sintetis. Ketiganya Terbuat dari bahan yang berbeda. Namun bisa bertahan hingga jarak tempuh 5.000-10.000 Km.
  2. Oli Gardan
    Fungsi utama dari oli gardan untuk menghubungkan antara transmisi ke bagian gardan agar lebih rapi. Biasanya oli gardan bisa bertahan hingga jarak 10.000 Km. Sehingga jauh lebih awet dari oli mesin.
  3. Oli Rem
    Berikutnya ada oli rem atau disebut sebagai minyak rem. Hal ini akan menyalurkan tenaga tekan pada pedal ke kaliper rem. Minyak ini terbuat dari bahan sintetis dengan kekentalan yang cukup rendah. Oli rem bisa bertahan hingga jarak 30.000 Km.
  4. Oli Samping Untuk 2-tak
    Sebenarnya oli samping untuk motor 2-tak berfungsi melumasi part yang berada di ruang bakar. Penciptaan oli ini biasanya agar bisa tercampur dengan bahan bakar. Biasanya oli tersebut akan disemprotkan ke karburator motor 2tak.

 

Merk Oli yang Populer Ada Di Pasaran

Berikut ini adalah merk oli terpopuler yang ada di pasar Indonesia.

  1. Evalube
  2. AHM Oil
  3. Yamalube
  4. Top 1 Oil
  5. Castrol
  6. Federal Oil
  7. Pertamina Enduro
  8. Shell Motor Oil
  9. Repsol Oil
  10. Fastron Oil

 

Oli Motor Terbaik Berdasarkan Skala Kekentalan

Oli Motor Terbaik SAE 5W-30

Perlu diketahui oli ini sengaja diperuntukkan bagi mereka yang memiliki motor kompetisi. Biasanya memiliki putaran mesin yang bisa mencapai 14 ribu rpm atau jenis oli racing. Bahkan cocok digunakan untuk motor sport 250 cc.

Walaupun suhunya kurang dari – 30 derajat Celcius mesinnya masih mudah dihidupkan. Begitu juga dengan suhu yang naik secara ekstrim viskositas 30-nya masih tetap lancar bersirkulasi ke kepala silinder hingga komponen lainnya.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi oli mesin unggulan di level kekentalan SAE 5W-30:

  1. Evalube Pro Racing Full Synthetic
  2. Oli Adnoc Voyager Silver+ Eco Full Synthetic
  3. Fastron Gold
  4. OLI 77 LUBRICANTS MOTOR OIL DX1
  5. 4T Pro Racing

 

Oli Motor Terbaik SAE 10W-30

Motor skutik Jepang biasanya menggunakan oli jenis ini sebagai pelumas. Sehingga akan memudahkan proses berkendara kemanapun. Namun, oli tersebut harus full synthetic untuk memaksimalkan sistem kerjanya.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi oli mesin yang bagus di level kekentalan SAE 10W-30:

  1. Evalube Pro Synthetic
  2. Evalube Scootic HX Synthetic
  3. AHM Oil SPX-2
  4. AHM Oil MPX-1
  5. TOP 1 SMD Action Plus
  6. Shell Advance AX7 Scooter
  7. PanaOil Original Sport
  8. Pertamina Enduro Matic
  9. Pertamina Fastron Techno

 

Oli Motor Terbaik SAE 10W-40

Pelumas atau oli mesin diformulasikan agar kinerja mesin semakin tinggi. Oli SAE 10W-40 pada umumnya menjadi rekomendasi bagi motor Yamaha, Suzuki, juga Kawasaki. Hal tersebut berfungsi untuk motor injeksi maupun bahan bakar karburator.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi pelumas yang bagus di level kekentalan SAE 10W-40:

  1. Evalube Scootic Rx FUll Synthetic
  2. Shell Advance AX7 Scooter
  3. Yamalube Super Sport Oil
  4. Castrol Power1 Racing

 

Oli Motor Terbaik SAE 20W-40

Perlu diketahui bahwa pelumas dengan kekentalan SAE 20W-40 biasanya digunakan oleh sepeda motor merk Honda generasi lawas. Mengingat bahwa mesin motor tersebut sudah memiliki jam terbang tinggi. Sehingga membutuhkan oli yang kental untuk melumasi mesin.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi oli yang bagus untuk motor di level kekentalan SAE 20W-40:

  1. Evalube Runner
  2. Evalube Scootic MX>
  3. Evalube Scootic YX Synthetic
  4. Pertamina Enduro Matic
  5. Castrol Activ 2T Low Smoke

 

Evalube Scootic Rx Full Synthetic Oli Motor Matic Terbaik

Produk oli Evalube yang satu ini sangat cocok digunakan pada semua jenis mesin motor skutik. Terutama bagi motor dengan rekomendasi SAE 10W-40 API SL/JASO MB. Mengingat bahwa teknologi oli tersebut mampu mengatur suhu pada mesin agar tetap rendah dan optimal.

Sistem kekentalan dari oli ini sangat maksimal. Bahkan bisa bertahan pada suhu tinggi. Sehingga bisa memberikan perlindungan pada mesin secara maksimal dan terarah.

Bahan pembuatan oli ini 100% merupakan buatan dengan percampuran berbagai bahan kimia. Dengan demikian, kualitasnya menjadi sangat bagus juga tahan lama.

Evalube 2t Pro Synthetic Oli 2-tak Terbaik

Merupakan produk pelumas dari Evalube dengan teknologi pro sintetis. Tentunya kualitas oli ini sangat canggih dibandingkan dengan jenis lainnya. Dalam hal ini dikhususkan untuk mesin 2T racing.

Menggunakan pelumas yang satu ini bisa menambah tenaga pada mesin. Bahkan sekaligus meningkatkan akselerasi motor. Suhu dari perputaran energi mesin akan cukup rendah dan bisa menjaga kestabilan oksidasi.

Evalube Pro Racing Full Synthetic Oli 4-tak Terbaik

Terbuat dari bahan dasar full sintetis yang diolah dan diproses sedemikian rupa. Sehingga menciptakan oli mesin berkualitas tinggi untuk melumasi komponen kendaraan bermotor. Oli ini memang lebih bagus dan memiliki massa kualitas yang cukup lama.

Pembuatan oli ini dirancang untuk mesin motor 4-tak racing. Sehingga tenaga motor akan lebih handal dan mudah menempuh jarak yang panjang. Bahkan memiliki kecepatan yang super tinggi.

Produk oli jenis ini sangat cocok untuk melumasi kendaraan yang akan menambah tenaga dari mesin. Dengan pelumas yang berkualitas tentunya akan memaksimalkan kinerjanya. Sehingga menghasilkan tenaga yang cocok untuk berkendara baik dengan kecepatan ringan maupun cepat.

Akselerasi motor akan meningkat dengan adanya oli tersebut. Hal tersebut akan bekerja dengan maksimal untuk memenuhi kebutuhan kestabilan oksidasi pada motor. Pasalnya oli yang bekerja akan mendinginkan mesin walaupun digunakan untuk berkendara dengan kecepatan tinggi.

Mesin tidak mudah panas dan pastinya tidak menimbulkan risiko yang fatal. Suhu perputaran mesin akan rendah dan selalu prima dalam keadaan apapun. Masa kualitas oli yang tahan lama juga memaksimalkan budget Anda dalam melakukan pergantian oli.

Sebelum Anda memilih oli sebaiknya memperhatikan kualitas dan bahan dasarnya. Pelumas berkualitas tinggi memang dari Evalube yang selalu bekerja dengan maksimal. Bahkan bisa memberi pasokan tenaga untuk kendaraan bermotor.