Mobil Sering Terjebak Jalur Macet, Berapa Waktu Yang Tepat Untuk Ganti Oli?

By Administrator 09 Nov 2022
 

Untuk para pengemudi mobil di perkotaan, pasti akan bergelut dengan macet setiap harinya. Macet-macetan menjadi rutinitas yang mau tak mau harus dilewati untuk beraktivitas dari pagi hingga malam hari. 

Ada banyak risiko yang bisa dialami oleh mobil jika kerap terjebak di jalur macet. Salah satunya adalah kualitas oli yang cepat menurun. Hal ini dikarenakan ketika mobil terjebak macet, otomatis akan diam. Ketika ia maju, jaraknya mungkin akan pendek. Sementara dalam momen itu, kinerja mesin tetap dalam keadaan normal, di mana oli mesin tetap terus melakukan sirkulasi seperti mobil sedang berjalan. 

Inilah yang menyebabkan kualitas oli cepat berkurang dan jadi lebih cepat jenuh, karena proses pelumasan komponen yang bekerja dan bergesekan tetap berjalan normal. Padahal jarak tempuh mobil hanya pendek atau bahkan sama sekali tak bergerak. 

Untuk itu, jadwal ganti oli untuk mobil yang kerap terjebak macet memang berbeda dari aturan pabrikan yang menyarankan setiap jarak tempuh 7.500-10.000 km. Disarankan, untuk mobil-mobil yang kerap melewati jalur macet mengganti oli di jarak tempuh lebih pendek dari itu. Pemilik mobil harus rajin mengecek oli mesin melalui dipstick. Jika volume oli pada dipstick sudah berkurang dari level minimum, ada baiknya sesegera mungkin mengganti oli. 

Selain itu, jika pabrikan menyarankan mengganti oli selama 6 bulan sekali, lebih baik segera periksa oli setelah dua bulan. Apalagi untuk mobil yang pemakaiannya sudah lebih di atas lima tahun. 

Kualitas oli yang digunakan juga harus diperhatikan karena sangat berpengaruh pada kinerja mobil. Evalube masih menjadi salah satu merek yang menjamin kualitasnya untuk mobil Anda. Dengan harga terjangkau, Evalube mampu bersaing dengan merek-merek oli yang lain.