Tips Mudah Ganti Oli Sendiri

By administrator 11 Mei 2018
 

Ganti oli motor sendiri bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Anda bisa melakukannya berbekal peralatan sederhana dan pengetahuan otomotif yang bersifat mendasar.

 

Tanpa repot-repot atur waktu ke bengkel, Anda bisa menentukan jadwal ganti oli yang lebih fleksibel apabila bisa melakukannya sendiri. Keuntungan lainnya ialah cara ini terbilang ekonomis karena Anda tak perlu mengeluarkan biaya jasa mekanik.

 

Adapun, jadwal ganti oli untuk sepeda motor umumnya setiap 2.500 km sampai 3.000 km. Lantas, bagaimana cara ganti oli sendiri?

 

Cara Ganti Oli Motor Sendiri

 

1. Siapkan Motor

 

Yang perlu dilakukan untuk pertama kali ialah memposisikan motor pada permukaan dan menggunakan standar tengah.

 

2. Buka Baut Pembuangan Oli

 

Namun, sebelum melakukannya, coba gelar beberapa lembar koran bekas di bawah mesin motor untuk antisipasi cipratan oli tercecer di lantai. Setelahnya, taruh baskom tepat di bawah baut pembuangan oli. Lalu, bukalah baut tersebut dan tunggu sekitar dua menit hingga oli keluar habis seluruhnya.

 

3. Ganti Filter Oli

 

Sangat disarankan untuk ikut mengganti filter oli saat mengganti oli mesin motor. Caranya bisa dilakukan mengacu pada instruksi dari masing-masing produsen motor.

 

4. Tuang Oli yang Baru

 

Sebelum melakukan tahap ini, pastikan Anda telah menutup baut pembuangan oli di bawah mesin. Apabila sudah tertutup rapat, barulah Anda bisa menuangkan oli baru lewat lubang yang tersedia. Anda bisa memanfaatkan corong untuk meminimalisir oli terbuang.

 

Penting untuk diingat bahwa Anda perlu memastikan spesifikasi kekentalan oli yang dipakai sesuai anjuran pabrik. Hal ini juga berlaku untuk kapasitas oli yang diperlukan. Jangan lupa untuk kembali menutup baut pengisian oli.

 

5. Cek Level Oli

 

Nyalakan mesin motor beberapa saat lalu matikan kembali. Nah, pada saat ini Anda bisa mengecek kapasitas oli lewat “jendela”. Posisinya, biasanya di samping mesin, sedikit ke bawah. Tambah oli apabila permukaan oli di “jendela” tersebut tidak berada di level yang seharusnya.